MENU

Translator

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Oktober 2012

Tips Mengenali 10 Alasan Anda Perlu Perencanaan Keuangan Matang


Jika kakek-Nenek dan orang tua Anda tidak membutuhkan perencana keuangan, mengapa Anda harus? Pertanyaan di atas mungkin sempat terbersit di pikiran Anda. Jawabannya sudah jelas kok. Pada 20-30 tahun lalu, gaya hidup sangat berbeda dibandingkan sekarang. Dunia telah banyak berubah dengan perkembangan luar biasa. Begitu pula dengan gaya hidup Anda. Seiring waktu, tren berubah mengikuti perkembangan zaman. Dan, sudah pasti tren mempengaruhi hidup Anda. Untuk selalu menyelaraskan trend an gaya hidup, butuh dana tak sedikit. Di sinilah perencana keuangan diperlukan. Masih belum yakin? Berikut ini Tipsanda.com akan menyajikan 10 alasan mengapa Anda membutuhkan perencanaan keuangan yang matang agar hidup tetap nyaman:

1. Hidup Lebih Lama.

 Perekembangan teknologi kedokteran dan kesehatan membuat banyak obat ditemukan. Harapan hidup pun semakin meningkat. Bayi laki-laki yang lahir pada tahun 2004 diperkirakan akan memiliki harapan hidup hingga usia 74. Sementara bayi perempuan bisa hidup hingga 79 tahun. Hidup lebih lama, tentu membutuhkan biaya lebih pula. Jika tidak melakukan perencanaan keuangan sejak dini, hari tua Anda takkan senyaman saat ini.

2. Biaya Kesehatan Makin Mahal. 
Ketika Anda hidup lebih lama, total biaya perawatan kesehatan selama hidup juga akan lebih besar. Penyakit yang mungkin mematikan kini dapat diobati, tapi harga obatnya tentu lebih mahal. Ingat jaman penjajahan Belanda dulu, belum ada penyakit Jantung koroner, kanker atau stroke, yang ada hanya penyakit masuk angin, tipes, kolera atau TBC. Hal ini perlu masuk dalam pertimbangan saat merencanakan keuangan sebelum usia Anda mencapai masa pensiun.

3. Pensiun Nyaman. 

Cepat atau lambat Anda yang produktif akan memasuki masa pensiun. Kalau Anda tidak lagi bekerja, artinya tak ada lagi pendapatan tiap bulan. Kalaupun ada, jumlahnya jauh lebih kecil dibanding saat Anda produktif bekerja. Padahal, jika pensiun di usia 55 tahun dan hidup mencapai usia 79 tahun, berarti Anda masih harus makan sebanyak 26.280 kali. Ini belum termasuk inflasi. Jika biaya sekali makan Rp10.000, Anda akan menghabiskan Rp262.2800.000 hanya untuk makan pokok saja!

4. Godaan Teknologi Tak Henti. 

Beberapa decade lalu, tidak ada yang namanya bioskop, TV Kabel, perangkat home theater, telepon selular, PDA, Playstation, internet, pusat perbelanjaan dan sebagainya, yang bisa menguras penghasilan Anda. Teknologi yang maju telah melahirkan berbagai piranti dan fasilitas canggih yang pasti ingin Anda nikmati. Jika tak memiliki uang lebih, bagaimana Anda bisa mendapatkan dan menikmati semua kecanggihan itu?

5. Kebutuhan Terus Bergerak. 

Pernah menghitung ke mana sebagian besar uang Anda ‘pergi’? Memang uang Anda banyak terpakai untuk kegiatan umum seperti bekerja, belanja dan sekolah. Namun, untuk mencapai tempat kerja,mall dan sekolah. Anda tentu membutuhkan transportasi. Yang perlu Anda perhitungkan bukanlah jarak tempuh tapi biaya yang dikeluarkan untuk kendaraan umum atau biaya bensin (jika membawa kendaraan pribadi). Jangan lupa kenaikannya setiap tahun.

6. Persiapan Masa Depan. 

Pada 10-15 tahun yang lalu, ijazah diploma sudah cukup untuk mencari kerja. Sekarang, Anda perlu mengejar gelar Master atau bahkan Phd. Bagi Anda yang menginginkan peningkatan karir, ijazah S1 saja sepertinya kurang cukup. Gelar berikutnya hanya bisa diraih jika anda bisa merencanakan keuangan dengan baik. Karena ketika kuliah lagi, otomatis Anda membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

7. Menikah dan Punya Anak. 

Saat ini mungkin Anda belum berencana menikah dan punya anak. Namun, sebagai gambaran banyak perempuan yang memutuskan berhenti bekerja ketika memiliki anak. Bergantung pada pasangan? Sebaiknya tidak Anda jadikan jaminan. Jadi, untuk memenuhi dana pendidikan setelah Anda tidak lagi mendapatkan penghasilan, persiapkan sejak dini.

8. Biaya Hidup Makin Tinggi. 

Dari tahun ke tahun biaya hidup terus meningkat. Begitu pula ketika Anda memutuskan ingin punya anak. Tak hanya kebutuhan Anda yang bertambah mahal. Kebutuhan anak pun sama mahalnya. Anda tak hanya harus membiayai makanan, pakaian dan sekolahnya, tapi juga les musik, les bahasa, bimbingan belajar, dan masih banyak lagi. Siap?

9. Inflasi. 

Jangan lupakan inflasi yang terus meningkat setiap tahun. Inflasi pasti memperngaruhi harga produk dan jasa. Hidup baru akan aman jika mulai saat ini Anda menginvestasikan uang di instrument yang bisa menyaingi angka inflasi.

10. Warisan. 

Mungkin ide ini jauh dari pikiran Anda saat ini. Namun, perlu juga Anda pertimbangkan bahwa hidup di masa depan akan lebih sulit dari sekarang, Anda tentu tidak ingin anak cucu kelak hidup susah karena Anda tak bisa mewariskan harta sedikit pun?

Jadi, mari mulai berpikir dan beraksi. Semakin awal memulai akan semakin mudah hidup Anda.


sumber

Sabtu, 02 Juni 2012

Apa itu Cashflow Quadrant


Add caption



Robert T KiyosakiUntuk memiliki kebebasan finansial, Anda mutlak harus memiliki Kecerdasan Finansial/FC (Financial Quotient). Untuk memiliki kecerdasan finansial, Anda tidak perlu jenius secara IQ namun hanya membutuhkan upaya untuk merubah persepsi atau pola pikir Anda tentang uang. Benarkah jika semakin kaya seseorang maka ia harus semakin sibuk?

Ternyata Tidak! Dan hanya orang yang punya kecerdasan finansial yang tahu rahasianya.

Menurut Robert T Kiyosaki, penulis best seller "Rich Dad Poor Dad", untuk memperoleh penghasilan, anda bisa mendapatkannya dari 4 quadran berikut ini:

Skema Cash Flow Qudrant oleh Rober T Kiyosaki

1. KUADARAN "E" (EMPLOYEE / KARYAWAN)

Anda bekerja untuk ORANG LAIN, dimana anda telah terikat untuk bekerja dengan waktu tertentu dan dengan penghasilan yang tertentu juga.

2. KUADRAN "S" (SELF EMPLOYED / PROFESIONAL /SMALL BUSINESS)

Anda bekerja untuk DIRI ANDA SENDIRI, dimana anda tidak terikat secara waktu dan penghasilan, tetapi anda harus BEKERJA SEMAKIN KERAS (menghabiskan lebih banyak waktu), untuk memperoleh penghasilan yang lebih besar.

3. KUADRAN "B" (BUSINESS OWNER / PEMILIK BISNIS)

Anda bisa mendapatkan penghasilan dari SISTEM, dimana dalam sistem ini ORANG LAIN bekerja untuk ANDA. Jadi anda tidak terikat waktu, tetapi penghasilan tak terbatas.

4. KUADRAN "I" (INVESTOR / PENANAM MODAL)

Anda mendapatkan penghasilan dengan menanam modal, sehingga UANG bekerja untuk ANDA.

Anda lihat perbedaan mendasar dari 4 kuadran diatas, pada kuadran 1 dan 2, penghasilan anda linier terhadap waktu yang anda miliki, artinya semakin anda kaya maka semakin sibuklah Anda!

Jadi pertanyaannya: Sampai kapan Anda sanggup untuk SIBUK?

Apakah hidup ini hanya akan anda habiskan untuk mendapatkan UANG? Dan kalau Anda tidak bekerja maka tidak akan mendapat uang...

Menurut sebuah penelitian terbukti bahwa pada usia 35 tahun kualitas kehidupan seseorang berada dipuncak, sehingga semakin lama semakin menurun. SUDAHKAN SIAPKAH ANDA?

Pada kuadran kiri atau 1 dan 2, orang memilih untuk mendapatkan KEAMANAN. Karena menurut mereka, jika setiap bulan menerima penghasilan akan aman.. Padahal kalau di PHK atau sakit? Penghasilan hilang seketika..!

Jadi yang diperoleh sebenarnya adalah KEAMANAN KERJA bukan keamanan penghasilan.

Pada kuadran kanan atau 3 dan 4, orang memilih untuk mendapatkan KEBEBASAN. Bebas berusaha untuk mendapatkan penghasilan berapapun yg mereka inginkan!!! Jadi dia bisa mendapatkan KEBEBASAN PENGHASILAN dan WAKTU.

Kembali pada tulisan Robert T. Kiyosaki : Jika anda ingin mendapatkan penghasilan tak terbatas namun waktu yang anda miliki semakin luang maka Anda harus masuk ke kuadran Kanan 3 atau 4.

TETAPI Apakah untuk itu semudah anda berganti karier? TIDAK MUDAH! Untuk masuk kuadran 4 Anda sudah tentu harus punya BANYAK UANG untuk diinvestasikan. Jika anda punya maka anda hanya perlu FQ atau Kecerdasan Finansial, sehingga anda mampu mengendalikan RESIKO. Untuk anda berpindah ke kuadran 3 maka anda harus MENCIPTAKAN SISTEM, atau MEMBELI SISTEM yang sudah ada. Untuk menciptakan sistem dibutuhkan kemampuan luar biasa dan EQ atau Kecerdasan Emosional, dalam membuat sistem baru banyak orang yang harus melalui berbagai rintangan dan kegagalan dan sebelum mencapai kesuksesan seringkali harus gagal lebih dari 3 kali.

Rabu, 25 April 2012

Produk Domestik Bruto Indonesia Tahun 2050

Negara-negara termiskin bila dilihat atau dinilai dari jumlah Produk Domestik Bruto (PDB) atau GDP (Gross Domestic Product). Di bawah ini adalah daftar 100 negara termiskin di dunia (dihitung berdasarkan US Dollar):
1 Zimbabwe $200
Congo, Democratic Republic of the $300
3 Burundi $400
4 Liberia $500
5 Guinea-Bissau $600
6 Somalia $600
Central African Republic $700
8 Eritrea $700
9 Niger $700
10 Sierra Leone $700
11 Afghanistan $800
12 Ethiopia $800
13 Malawi $800
14 Mozambique $900
15 Rwanda $900
16 Togo $900
17 Nepal $1,000
18 Comoros $1,100
19 Guinea $1,100
20 Madagascar $1,100
21 Uganda $1,100
22 Burma $1,200
23 Gambia, The $1,200
24 Mali $1,200
25 Burkina Faso $1,300
26 Haiti $1,400
27 Sao Tome and Principe $1,400
28 Tanzania $1,400
29 Bangladesh $1,500
30 Benin $1,500
31 Ghana $1,500
32 Zambia $1,500
33 Chad $1,600
34 Lesotho $1,600
35 Tuvalu $1,600
36 Cote d’Ivoire $1,700
37 Kenya $1,800
38 Korea, North $1,800
39 Senegal $1,800
40 Tajikistan $1,800
41 Mauritania $1,900
42 Solomon Islands $1,900
43 Cambodia $2,100
44 Laos $2,100
45 Kyrgyzstan $2,200
46 Nigeria $2,200
47 Sudan $2,200
48 Kosovo $2,300
49 Micronesia, Federated States of $2,300
50 Papua New Guinea $2,300
51 Cameroon $2,400
52 Moldova $2,500
53 Timor-Leste $2,500
54 Pakistan $2,600
55 Yemen $2,600
56 Uzbekistan $2,700
57 India $2,900
58 Marshall Islands $2,900
59 Vietnam $2,900
60 Nicaragua $3,000
61 Mongolia $3,300
62 Philippines $3,400
63 Fiji $3,700
64 Honduras $3,700
65 Kiribati $3,700
66 Congo, Republic of the $3,800
67 Djibouti $3,800
68 Indonesia $3,900
69 Guyana $4,000
70 Iraq $4,000
71 Morocco $4,000
72 Cape Verde $4,200
73 Paraguay $4,300
74 Sri Lanka $4,400
75 Tonga $4,400
76 Maldives $4,500
77 Bolivia $4,700
78 Vanuatu $4,700
79 Bhutan $4,800
80 Syria $4,900
81 Georgia $5,000
82 Jordan $5,000
83 Nauru $5,000
84 Samoa $5,000
85 Swaziland $5,100
86 Guatemala $5,400
87 Egypt $5,500
88 Namibia $5,500
89 Turkmenistan $5,800
90 China $6,100
91 Albania $6,400
92 El Salvador $6,400
93 Armenia $6,600
94 Bosnia and Herzegovina $6,600
95 Algeria $7,100
96 Ecuador $7,700
97 Jamaica $7,700
98 Ukraine $7,800
99 Tunisia $8,000

100 Palau $8,100 Sumber data


Pertumbuhan ekonomi Indonesia (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

Saat ini Indonesia berada di peringkat 68 sebagai negara dengan PDB terkecil. Namun kita jangan berkecil hati karena Lembaga konsultan properti internasional, Knight Frank menyatakan, pada 2050, Indonesia bakal menduduki posisi keempat di dunia untuk produk domestik bruto (PDB). Pada tahun tersebut, nilai PDB Indonesia akan mencapai US$13,93 triliun.
"Untuk persentase komposisi PDB dari negara berkembang di Asia, diprediksi naik dari 27 persen pada 2010 menjadi 49 persen di 2050," ujar Senior Manager Research Knight Frank Indonesia, Hasan Pamudji, di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu 11 April 2012.
Mengutip data Profesor Danny Quah dari London School of Economics, rata-rata lokasi aktivitas ekonomi diperkirakan bergeser dari sekitar tengah Lautan Atlantik pada 1980 hingga ke sekitar China dan India di 2050.

Hasan mengatakan, pertumbuhan signifikan dari perekonomian negara Asia Tenggara itu salah satunya disebabkan pengaruh politik. Faktor lain adalah meningkatnya perekonomian negara berkembang di kawasan Asia Barat dan Asia Timur. 
"Hal yang mendukung peningkatan tersebut adalah RI sebagai penghasil kekayaan dari sumber alam melalui kegiatan manufaktur atau produksi dan konstruksi" kata Hasan.
Kondisi berbeda justru terjadi pada perekonomian negara-negara di kawasan Amerika bagian utara dan Eropa Barat. Di kedua kawasan tersebut, pertumbuhan PDB diproyeksikan menurun dari 41 persen pada 2010 menjadi 18 persen di 2050.
Tak hanya itu, Indonesia akan menempati peringkat kedelapan di dunia untuk pertumbuhan ekonomi sebesar 6,8 persen pada 2050.
Posisi ini menempatkan Indonesia dalam urutan 8 dunia dalam hal pertumbuhan ekonomi. Posisi lima besar dunia dihuni oleh Nigeria (8,5 persen), India (8 persen), Irak (7,7 persen), Bangladesh (7,5 persen), dan Vietnam (7,5 persen).
Berikut data peringkat negara-negara berdasarkan PDB pada 2010 dan prediksi di 2050.
NoNegara 2010Negara2050
1Amerika Serikat    US$14,12 triliunIndia               US$85,97 triliun
2China             US$9,98 triliunChina               US$80,02 triliun
3Jepang              US$4,33 triliunAmerika Serikat     US$39,07 triliun
4India               US$3,92 triliunIndonesia           US$13,93 triliun
5Jerman              US$2,91 triliunBrasil              US$11,58 triliun
6Rusia              US$2,20 triliunNigeria             US$9,51 triliun
7Brasil              US$2,16 triliunRusia              US$7,77 triliun
8Inggris             US$2,16 triliunMeksiko              US$6,57 triliun
9Prancis            US$2,12 triliunJepang              US$6,48 triliun
10Italia             US$1,75 triliunMesir              US$6,02 triliun
Semoga prediksi (atau mimpi?) ini menjadi kenyataan dan kalau bisa lebih cepat lagi dari tahun 2050! Menunggunya terlalu lama bung, he he he...

Sumber:http://bisnis.vivanews.com