MENU

Translator

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kamis, 10 Mei 2012

Fakta Soal Sukhoi Superjet-100


 

Sukhoi Superjet-100 milik Rusia hilang kontak sejak pukul 16.21, Rabu, 9 Mei 2012. Sebanyak 46 penumpang terdiri dari delapan warga Rusia, 40 warga Indonesia, termasuk wartawan, ada dalam pesawat itu.

Jarak Tempuh SSJ-100 :
3.048 - 4.578 km dengan ketinggian hingga 12.200 meter.
Pendaratan di landasan 1.500 m.
Pesawat buatan Rusia, Sukhoi Superjet 100 (SSJ100), merupakan pesawat kategori penumpang yang dibagi dalam dua jenis kapasitas, 75 orang dan 95 orang.

Setiap pesawat Superjet 100 didukung oleh mesin SaM146 turbofan baru yang dikembangkan oleh PowerJet. Kecepatan maksimal pesawat yang diproduksi perdana pada 2007 itu adalah 0,81 mach (992,29 kilometer per jam) dengan ketinggian terbang maksimum 12,5 kilometer.

Berat maksimum yang dapat ditahan ketika 'take-off' 38.8 ton, 35 ton ketika mendarat, dan berat kosong 9,13 ton. Pesawat yang melakukan terbang perdana pada 19 Mei 2008 itu memilki dimensi panjang 26,44 meter, tinggi 10,283 meter, dan lebar sayap 27,80 meter.

Pesawat itu dikendalikan oleh dua pilot itu membutuhkan landasan dengan lebar 1,803 kilometer untuk terbang. Jarak tempuh yang dapat dicapai Sukhoi Superjet 100 kapasitas 95 kursi adalah 3.279 kilometer dan 4.620 kilometer untuk versi Superjet 100-95LR.

Di sisi interior, kabin pesawat superjet 100 kelas bisnis terdiri dari empat kursi dalam satu baris dan kelas ekonomi terdiri dari lima kursi dalam satu baris. Dimensi lebar kabin pesawat 127,48 inci (3,22 meter), ketinggian kabin 2,12 meter, dan jarak lebar antar kursi 18,31 inci (0,47 meter).

Sukhoi Superjet 100 memiliki fitur sistem kontrol elektronik 'fly-by-wire' yang dapat menambah dan mengurangi gigi untuk pendaratan, selain sistem rem sebagai kestablilan pesawat ketika mehanan berat.


Mei 2008
SSJ-100 pertama kali melakukan uji coba penerbangan.

2009
SSJ-100 melakukan debut internasionalnya pertama pada Paris Air Show 2009.

23 Juni 2010
EASA (European Air Safety Agency) mengeluarkan sertifikat kelayakan pada mesin SaM146 milik SSJ-100.

Januari 2011
Memperoleh sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Rusia (IAC AR).

Kepemilikan di Indonesia
* Perusahaan tambang Merukh Enterprises memesan 15 pada April 2011. Dana disiapkan sebesar US$ 400 juta.

* Desember 2008 Maskapai Kartika Airlines memesan 15 Sukhoi SuperJet 100 (SSJ-100) buatan Sukhoi Civil Aircraft Company. Diantar pertengahan 2012 Juli 2010.

* Pada Agustus 2011 Sky Aviation memesan 12 pesawat senilai US$ 380,40 Juta. Rencananya pesawat akan diterima pada Agustus 2012.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar